Disaat Kebo Pakai Toa, Stick Nidji Dan Sirbo…Apa Karena jalannya Lemot yak??

Kalo bicara hewan yg kerap dibuat membajak di Desa2…pasti ingat dong ama sosok Kebo…jalannya lemot dan kalo jalan suka menuh2in jalan…pernah tmen ane lewat di deket kebo malah di seruduk..maksud hati ingin menyalip kebo yg lemot tapi ternyata kebo nya sensi..yah anggap aja sialll dah :mrgreen:

Naek kebo asekk ya eyang?? (pict. Yayuksentul)

Nah kali ini ane mo bicara tentang sebuah kleb yg motornya adalah sebuah produk dari Yamaha..you know lah motor yg katanya di sejajarkan dengan kebo Amrik sono soal power dan kegarangannya…soal tampilan emang garang sih…emang tampangnya amrik benerr…soal power??…ah no coment..silahkan imajinasi ente berkembang bakalan seperti apa powernya>?? :mrgreen:

Kemaren ada jamnas Ulang tahun nih dari kleb kebo2 itu..tujuannya buat mempererat persaudaraan..jelas itu tujuan yg baik dan mulia…tapi ada satu yg mengganjal di hati..mereka ternyata sepanjang perjalanan misih memakai toa tukang es…Sirene, Strobo dan Setik Nidji!!…wow..sebuah kejutan nih..padahal biasanya kebo itu kalo jalan kalem sambil ditemanin penungganganya yg cuman bawa seruling aja..ayem gitu liatnya..beda ama kebo yg satu ini…perangkat haram kok di bawa2??…

Menurut UU lalin pemakaian Toa, Sirbo itu di larang..soal setik nidji…boleh..asal ngk ente acung2in ke pengendara laen macam preman mau malak aja..tapi kenyataannya??….ah Sirbo dinyalakan..setik di ayun2kan..mau gaya tapi kok gak beradab..

Misih kurang paham apa isi UU Lalinnya??..nih ane jabarkan lagi :

Pasal 59 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009

(1) Untuk kepentingan tertentu, Kendaraan Bermotor dapat dilengkapi dengan lampu isyarat dan/atau sirene.

(2) Lampu isyarat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas warna: a. merah; b. biru; dan c. kuning.

(3) Lampu isyarat warna merah atau biru sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a dan huruf b serta sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berfungsi sebagai tanda Kendaraan Bermotor yang memiliki hak utama.

(4) Lampu isyarat warna kuning sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c berfungsi sebagai tanda peringatan kepada Pengguna Jalan lain.

(5) Penggunaan lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sebagai berikut:

a. lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia;

b. lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue, dan jenazah; dan

c. lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor patroli jalan tol, pengawasan sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek Kendaraan, dan angkutan barang khusus.

(6) Ketentuan lebih lanjut mengenai persyaratan, prosedur, dan tata cara pemasangan lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan peraturan pemerintah.

(7) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penggunaan lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

PP No. 44 Tahun 1993 Tentang Kendaraan dan Pengemudi

Pasal 65

Dilarang memasang lampu pada kendaraan bermotor, kereta gandengan atau kereta tempelan yang

menyinarkan :

a. cahaya kelap-kelip, selain lampu penunjuk arah dan lampu isyarat peringatan bahaya;

b. cahaya berwarna merah ke arah depan;

c. cahaya berwarna putih ke arah belakang kecuali lampu mundur.

Pasal 66

Lampu isyarat berwarna biru hanya boleh dipasang pada kendaraan bermotor :

a. Petugas penegak hukum tertentu.

b. Dinas pemadam kebakaran.

c. Penangulangan bencana.

d. Ambulans.

e. Unit palang merah.

f. Mobil jenazah.

Pasal 67

Lampu isyarat berwarna kuning hanya boleh dipasang pada kendaraan bermotor :

a. Untuk membangun, merawat, atau membersihkan fasilitas umum.

b. Untuk menderek kendaraan.

c. Untuk pengangkut bahan berbahaya dan beracun, limbah bahan berbahaya dan beracun, peti kemas dan alat berat.

d. Yang mempunyai ukuran lebih dari ukuran maksimum yang diperbolehkan untuk dioperasikan di jalan.

e. Milik instansi pemerintah yang dipergunakan rangka keamanan barang yang diangkut.

Nah lo…kenapa miisih pakai??..jujur kuping ane budeg denger nguing2 toet2 sepanjang jalur Semarang-Jogja (karena jamnasnya di daerah Jogja)…dan hal itu juga sama di rasakan pengguna jalan laen..kenapa sih ngk lepas aja perangkat haram itu??..mau di kira aparat??..ato mau dikira pejabat?/…ato mau buat gagahan??…

Kalo mau buka jalan kenapa ngk bisa sabar dikit??..toh jalan milik bersama kok?…ato takut gak bisa nyalip bus??..makannya powernya ditambah..jgn dikasih makan rumput terus..

Ah ato jgn2 emang seperti bunyi pasal ini nih :

c. Untuk pengangkut bahan berbahaya dan beracun, limbah bahan berbahaya dan beracun, peti kemas dan alat berat.

Berarti bner dugaan ane…sepanjang jalan dipastikan banyak teletong (kotoran kebo ) berjatuhan gara2 mereka kebelet pergi ke WC 😆

Yah saran ane segera sadar aja yah?…riding ngk pakai Sirbo dan perangkat bebunyian kek gitu lebih nyaman kok..belajar menggelinding dengan santun dlu gih..baru belajar berorganisasi..oh iya..ketuanya kenapa yah diem aja liat anggotanya pakai perangkat kek gitu??..ato jgn2….ah jawab sendiri aja..biar imagination bermaen 😀

*Pict from : Otomoshare

*tambahan nih…ternyata di kleb ntuh kebo…perangkat Sirbo dan TOA adalah BARANG WAJIB!!…

nih skrinsutnya :

108 thoughts on “Disaat Kebo Pakai Toa, Stick Nidji Dan Sirbo…Apa Karena jalannya Lemot yak??

  1. namanya juga orang kampung yg ga pernah sekolah modal kredit motor pinjem sana sini, 3 bulan lg juga udah ditarik gr2 kredit ga bs bayar

  2. blogger gak mutu nih. ini tulisan malah ngajak ribut cuy!! Kalo berani ya kritik aja, sampaikan ke ketuanya, bkn malah nyela2 gini.

  3. aku yo meh dikepruk stik nidji d jakal 13 je mas bro, jan nyebahi tenan koq kleb2 arogan ky gt (tak sumpahi tabrakan beruntun ben kapok), yg gak trimo klebnya dikritik silahkan kesini, tak keplak ndasmu nganggo stik kasti

  4. walah, image klub motorku dadi elek….

    salam kenal masbro semua, saya kebetulan ikut klub byonic jakarta. soal pemakaian atribut lenong saya minta maaf yak dan terima kasih sekali untuk kritikan2 membangun dari artikel dan komen-komen disini. soal pemakaian atribut lenong tersebut sebetulnya sudah menjadi pantangan byonic, adapun masih dijumpainya anggota yang melanggar itu murni kelalain kami.

    adanya artikel ini dan juga di blog2 lain merupakan teguran keras kepada byonic untuk memperbaiki diri. byonic yang baru berusia 1 tahun ini sudah tentu membutuhkan bimbingan dari masbro semua yang jauh lebih senior dan berpengalaman.

    soal kebo lemot… yah, dengan harga 20jtan apa sih yg bisa diharapkan setelah harga segitu diplot untuk tampang (ban dan pelek lebar, tabung shock depan gede, dll). seandainya harga bison ditambah 13 jt untuk meningkatkan performa mesin, mungkin ini kebo tidak lemot lagi. tapi sepertinya memang sudah suratan takdir kali ya ini kebo lemot…:D

    sekali lg, terima kasih masbro semua. salam biker 🙂

    • Salam kenal mas…salut ane dengan jawaban ane..berfikir lebih dewasa dalam menyikapinya…bukannya berfikir seperti anak kecil yg marah2 menerima masukan :mrgreen:

      Soal lemot emang kenyataannya pemasangan SIRBO nambah bobot lo..banyak kok BYSON2 yg non SIRBO dan dikorek mesinnya menjadi ketjang..jadi kenapa malah memberat2kan motornya sendiri??..katanya pengen kentjang?? :mrgreen:
      Kedepannya sukses selalu untuk BYONIC dan semoga ngk ada SIRBO lagi yg dipakai guna membuka jalan… :mrgreen:

    • salam kenal mas bro saya dari Jupiter Cilegon Club
      sedikit mau kasih saran mudah2an bisa membantu.
      dulu tahun 2004 s/d 2007 di club saya juga banyak yang masih memasang TOA dan strobo..
      namun setelah muncul desas-desus pelarangan memakai TOA,Strobo dll pada pertengahan 2008 kami mulai merubah ADART club kami.
      dimana di dalam ADART tersebut terdapat kelengkapan dan aksesoris kendaraan bermotor.

      dan pada tahun 2009 setelah UU tersebut diresmikan setiap kopdar saya selaku pengurus club dan teman2 pengurus lain LANGSUNG MENINDAK TEGAS ANGGOTA yang masih melanggar ADART.
      diantaranya yaitu langsung mencopot strobo dan TOA yang masih terpasang.

      Mari kita sama2 menjaga image BIKERS di masyarakat.
      Salam Brotherhood
      JCC_008

      • Nah ini contoh Komunitas yg baik…mau mengakui SIRBO itu dilarang dan melepasnya..semoga JCC semakin maju dan menjadi komunitas yg besar dan taat aturan..thnks buat Bro JCC_008 🙂

  5. minta waktunya boleh mas admin.

    mau nnya nih sebelumnya apa anda pernah lihat motor dengan menggunakan atribute lenong sebelumnya??/ tetapi knpa ya koq cuman 1 varian motor saja yang update..padahal kalau mas admin mau saya pnya nih bnyak foto” anak club di nusantara ini yang masih setia dengan menggunakan alat” lenong dan tidak cuman 1 varian motor ini saja..kalau mau lebih lengkapnya mas admin luangkan waktu untuk singgah di sekitaran monas atau disenayan setiap hari jumat malam dan sabtu malam, pasti deh mas bro melihat begitu berkelap kelipnya dan mnjadi 1 hal yang wajib.

    so hnya masukan saja mas bro, kalau mau update ya tolong monggo lah mas bro untuk tidak menyudutkan 1 varian saja..setahu saya club byson ini baru 1 tahun deh, jad ya mungkin sedang dicoba”nya..

    ya semoga club yang mas admin update bisa legowo, tetapi mungkin akan terima kasih juga kepada mas admin.

    apa mau saya bantu mas bro untuk update varian motor atau club n community yang masih menggunakan peralatan lenong ini??kalau perlu mas bro tinggal mengguhungi saya saja…tetapi dengan 1 catatan mas admin, “BYSON tidak lemot mas admin hnya orang yang iri kepada BYSON yang LEMOT”

    terima kasih mas admin atas sedikit unek” saya

    • kata siapa ane gak pernah liat perangkat lenong bencong itu??…coba sampeyan cek setiap artikel yg ane buat…kalo cuman nemu artikel tentang byson yg berstrobo silahkan protes…

    • tolonglah yg komen pada pake akal
      trus cek2 juga artikel2 TS sblm berkomentar
      klo kek gini kan klytan bloonnya ngejudge ts tapi ternyata
      salah

    • “BYSON tidak lemot mas admin hnya orang yang iri kepada BYSON yang LEMOT”
      —————————————————————————————————
      dari kalimat ini aja keliatan kalo si TSnya ngeyel…. pasti bentr lagi ongol kalimat ‘speedonay akurat” 😀

  6. Byson ente gak lemot kok….kemarin habis nyalip Ninja250, Ninja 150 RR, Vixion, Vios, Innova, Civic, X-Trail dsb…pas diangkut naik kereta ke Surabaya…hehehehehe

  7. kebo ane juga nggk kalah sama ninja 250 standar… CBR standar juga dengan mudah aq salip… ehhh ya besok aq pesan dah TOA yang suaranya nyuwunsewu mas bade lewat…

  8. wkwkw, klub motor yang begitu mah cuekin aje.. ga usah dipikirin, yg penting kita masih tetep ikuti peraturan lalin… gw pribadi mah udah maklum aje, mreka kan klo rame2 udah kaya anak kecil dapet maenan, yah bakal kegirangan banget, nah kita yg udah dewasa musti sabar, biarkan adek2 kita bermain, klo diserempet kaya pengalaman gw, br tuh dimarahin si adeknya, abis itu biarin maen lagi, ntr juga dewasa sendiri… “anak2 penunggang 2 tak aja yg jelas2 motornye ngacir2 jarang gw liatin ugal2an di jalanan, klo pun ada paling Alay2 br dpt tunggangan, nah ini yg motor 4 tak yg napasnya pas2an udah berasa pembalap aja, maen salip dgn cara norak dan membahayakan pengguna jalan laen, ckck.. miris liat orang kaya gitu, apalagi rata2 gw liatin udah pada bapak2 orang, masih aje kaya bocah”

    sorry nih yee, curhat dikit…

    Salam 2 stroke motor ngacir, penunggangnya tau diri…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s