Kalo Merasa Dibohongin Klaim “Irit” Pabrikan…Konsumen Bisa menuntut Lo…

Irit….sebuah kata sakti yg berpengaruh di era menifisnya “kotoran setan” (BBM) ….setiap produsen otomotif pastilah mengklaim bahwa produknya adalahyg paling uiritttt..yg laen boross….sah2 aja dalam bisnis itu namanya promosi…semakin gencar promosi..semakin banyak yg beli..apalagi pakai embel2 irittt..jelas konsumen yg mumet dengan BBM yg sering naek harganya semakin tergiurr untuk membelinya…

Kenyataan mungkin gak sesuai harapan..dimana-mana udah hal biasa itu..apalagi janji2 manis pabrikan kadang gak sesuaikenyataan…sebagai contoh nih boil iritt..bisa sekian liter untuk sekian kilometer…waaahh..pada berbondong-bondong belii..hasilnya??..ada yg protess..kok cuman dapat sekian liter untuk sekian kilometer??…wahh..pembohongan publik dong??..

Irit?? (pict. Bennythegreat)

Contoh realnya lagi..ada kejadian pembohongan konsumen dan terjadi di luar negeri..cekidot kisahnya :

LOS ANGELES (dp) — American Honda Motor Co. telah menerima tuntutan hukum dari seorang pengguna Honda Civic Hybrid setelah kendaraan yang dimiliki tidak bisa mengonsumsi bensin sehemat yang diklaim Honda atas produk tersebut.

Heather Peters, 46, berdomisili di Los Angeles, AS, Selasa (3/1) lalu, mengajukan gugatan senilai 10.000 dolar kepada Honda di pengadilan tingkat rendah di Torrance, California, tempat di mana kantor pusar American Honda berada.

Menurut laporan, Peters, seorang mantan pengacara, menggugat Honda setelah Civic Hybrid yang dikendarai tidak bisa mencatat konsumsi bahan bakar 50 mpg (21,26 km/liter).

Peters menyatakan Civic Hybrid yang dibelinya sejak 2006 terus mengalami penurunan kualitas baterai hingga nyaris tidak mampu mencetak konsumsi bahan bakar 30 mpg (12,75 km/liter).

Dia juga mengaku telah mengeluarkan dana lebih besar untuk membeli Civic Hybrid daripada model Civic konvensional. Namun faktanya, seluruh uang yang telah digunakan untuk belanja bensin kini juga jauh lebih besar.

Honda sendiri telah berbicara ke media tentang tuntutan Peters tersebut. Kepada Times, Honda mengatakan, kualitas baterai Civic Hybrid 2006-08 mungkin memburuk dan akhirnya gagal menjalankan efisiensi dari yang diharapkan.

Karena kondisi tersebut, Honda menambahkan, mobil menjadi lebih mengandalkan mesin bensin sekaligus mengorbankan nilai ekonomis bahan bakar.

Sementara itu, Peters menjawab, dirinya tidak akan membeli Civic Hybrid bila mengetahui resiko tersebut sejak awal.

Peters mengaku, sebelum melayangkan gugatan telah menyampaikan surat keberatan kepada Honda. Dia juga menyampaikan maksudnya untuk menggugat Honda apabila masalah Civic Hybrid tidak bisa diselesaikan. Bahkan Peters pernah berkirim surat elektronik langsung kepada petinggi Honda.

Sayangnya, seluruh upaya persuasif tersebut tidak ditanggapi. Meski begitu, Honda membantah bahwa Peters telah melakukan serangkaian laporan keberatan kepadanya. Terlebih untuk hal yang mengatakan adanya permasalahan pada konsumsi bahan bakar.

Masalah lebih runyam setelah Peters menggerakkan kampanye dengan mengajak seluruh pemilik Honda meninggalkan produk tersebut melalui website dontsettlewithhonda.org. [dp/GRG]

*source:dapurpacu

Nah dari kisah diatas..bisa saja konsumen yg kecewa melakukan tuntutan ke pada pabrikan yg mengklaim produknya “irit”…tapi harus dengan bukti2 yg jelas tentunya…yah kalo konsumen gak kritis..mungkin pabrikan gak bakalan berhenti melakukan promosi bohongan..imbasnya tentu ke konsumen lagi…

jadi..apakah “irit” nya pabrikan di Indonesia patut di pertanyakan??…kembali ke pendapat masing2 tentunya…

ini baru IRIT!! 😆

25 thoughts on “Kalo Merasa Dibohongin Klaim “Irit” Pabrikan…Konsumen Bisa menuntut Lo…

  1. beda budaya hukumnya, klo disini yg punya modal biasanya yg menang tuntutan..

    tak ad yg irit bb, kecuali onthel..

  2. Bagaimana kalo pemakai beat menggugat honda semua, klaim 73 kpl, trnyata hsl dilapangan cuma 35 kpl, psti ramai dah… Hehehe

  3. beberapa iklan d Indonesia (ttg motor) gak menipu

    ya contoh aja Beat yang selalu ada embel2 hasil lomba konsumsi irit BBM,yang akhirnya nanti konsumen mikir Beatnya bakal seperti yang d iklankan,padahal beda jauh

    nah kalo konsumen merasa tidak bisa mencapai apa yang diiklankan,kayaknya gak bisa d tuntut,nah itu bukan klaim pabrikan.

      • Soalnya pejabat bahlul (yg punya tanggung jawab ngelindungin konsumen) itu sebenernya gak tau apa itu hak konsumen…dibikinlah rumis, sukar dan susaaaahhh…biar konsumen gak mudeng hak2 yang seharusnya dilindungi…
        Lah,gimana mau paham….lampu merah aja berhak dilanggar demi pajebat….sori OOT, esmosi….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s